Sampang||angkatberita.id -Adanya permasalahan – permasalahan yang sering mencuat di suatu Desa, tentu saja menjadi persoalan yang harus diselesaikan, namun sangat disayangkan, Keterbukaan Informasi Publik, serta keprofesionalan pemangku kebijakan masih menjadi tantangan yang harus dibenahi.
Hingga saat ini, masih dijumpai kesulitan yang dialami oleh para Awak Media dalam upaya mendapatkan informasi serta tanggapan terkait isu yang berkembang melalui konfirmasi ke narasumber atau orang yang berkompeten untuk menjawab, bahkan, tidak jarang Pejabat berwenang saat dimintai keterangan memilih bungkam, padahal ini merupakan bagian dari proses jurnalistik sebelum informasi itu dikemas dalam bentuk berita bagi kepentingan masyarakat luas.
Bungkamnya Pejabat Publik tersebut juga dilakukan oleh buadah Kepala Desa Apaan dan Nurkholis selaku Camat Pangarengan, Ketika media ini meminta tanggapan terkait pemberitaan yang mencuat di Masyarakat terkait kosongnya balai Desa Apaan Kecamatan Pangarengan Sampang saat Jam Kerja, Camat dan Kades tidak sedikitpun memberikan respon, alias bungkam
Hal ini Sangat disayangkan, dimana tanggapan dan pernyataan yang harusnya bisa tersampaikan kepada perangkat dan masyarakat Desa, menjadikan motivasi bagi aparat untuk meningkatkan kinerjanya, namun hal ini tidak mendapat respon sama sekali, padahal hal itu bisa jadi sentilan agar badan publik bersifat Natural dan profesional dalam menanggapi permasalahan yang ada, apalagi menyangkut hajat hidup orang banyak, namun sampai berita ini diturunkan pihak terkait belum memberikan keterangan apapun.
Dengan adanya kejadian tersebut, ketua BIN Jawa timur Arifin Sangat Menyayangkan sikap para pemangku kebijakan seperti Camat Pangarengan dan Kepala Desa Apa’an yang no respon terhadap viral nya Kantor Balai desa yg kosong, Camat atau pun Kepala Desa Apa’an dalam hal ini jangan menganggap sepele masalah disiplin kerja, jangan jangan Administrasi pemerintahan Desa nya juga perlu kita soroti nanti, Baik Dana Desa dan realisasinya atau semua pembangunan nya kita cek monitoring nanti, Saya menduga ketidak transparan mereka ini ada hal yg ditutup tutupi entah itu realisasi Dana Desa atau lain nya kita lihat saja nanti, Tutup arifin

