Sampang||angkatberita.id – Seorang pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan berinisial YA (27) mengeluhkan buruknya manajemen administrasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mohammad Zyn, Sampang.

YA menghadapi kendala serius saat hendak mendapatkan layanan pengobatan pada 28/08/ 2024 kemaren, akibat status kepesertaan BPJS Kesehatannya yang mendadak dinonaktifkan.

Yang lebih mengejutkan, status YA dalam sistem rumah sakit tercatat sebagai pasien meninggal dunia, hal ini menimbulkan kebingungan dan kesulitan YA untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan, kesalahan administrasi ini diakui oleh pihak RSUD Mohammad Zyn sebagai akibat dari salah input data.

Merespons kejadian ini, Madura Development Watch (MDW), di bawah komando Siti Farida, segera mengadakan audiensi dengan pihak manajemen RSUD Mohammad Zyn guna menuntut penjelasan dan tindakan perbaikan atas kasus yang menimpa YA pada, 04/09/2024

Dalam audiensi tersebut, pihak RSUD Mohammad Zyn menyampaikan beberapa langkah yang akan diambil untuk menyelesaikan masalah ini, di antaranya:

Penelusuran Internal

Pihak rumah sakit sedang melakukan penelusuran terhadap oknum yang bertanggung jawab atas kesalahan entry data yang menyebabkan status YA salah tercatat.

Penjatuhan Sanksi

Rumah sakit juga berjanji akan mempersiapkan sanksi bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab, sesuai dengan kebijakan pimpinan RS.

Monitoring IT

Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, pihak rumah sakit akan meningkatkan pengawasan terhadap tim IT serta memastikan validitas data yang dikeluarkan manajemen rumah sakit lebih terjamin.

Siti Farida, Ketua MDW, menyatakan bahwa organisasinya akan terus memantau realisasi janji-janji tersebut. “Kami berharap kejadian ini tidak terulang lagi, dan RSUD Mohammad Zyn bisa meningkatkan profesionalismenya dalam menangani pasien, terutama dalam hal administrasi yang menyangkut hak-hak pasien BPJS,” ujar Farida.

Sampai saat ini, Madura Development Watch masih menunggu langkah nyata dari pihak rumah sakit dan akan terus mendesak agar perbaikan segera dilakukan.