Sampang ( ANGKAT BERITA) -Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang melakukan kunjungan lapangan untuk memantau perkembangan pembangunan Puskesmas di Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Senin (2/12/2024).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan proyek yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat tersebut berjalan sesuai target, mengingat batas waktu penyelesaian semakin dekat.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang, Mahfud, menyampaikan bahwa pembangunan Puskesmas masih jauh dari selesai. Ia juga menyoroti ketidakseriusan pihak pelaksana dalam menyelesaikan pekerjaan yang harus rampung pada 22 Desember 2024.
“Pekerjaan masih belum selesai dan terlihat tidak tertata. Waktunya tinggal 20 hari lagi, tetapi progresnya sangat lambat. Kami meminta Dinas Kesehatan Sampang untuk mengawal dengan ketat pembangunan ini,” ujar Mahfud.
Mahfud menegaskan pentingnya langkah serius dari Dinkes untuk memperbaiki setiap kesalahan di lapangan. Ia meminta pihak pelaksana proyek, CV Andien, untuk meningkatkan kinerja dengan menambah tenaga kerja dan mempercepat pengiriman material ke lokasi.
“Jika pekerjaan ini tidak selesai tepat waktu, Dinas harus memberikan sanksi tegas kepada pelaksana, bahkan jika diperlukan, memutus kontrak dan mem-blacklist CV Andien,” tegas Mahfud.
Masalah utama yang disoroti Mahfud adalah pemasangan atap yang baru mencapai sepertiga tahap, tanpa ada aktivitas berarti di lapangan. Ia juga menyoroti kualitas bahan material yang dinilai tidak memadai.
“Kontraktor harus menjaga kualitas pembangunan ini. Material yang digunakan di Puskesmas Mandangin sangat penting untuk jangka panjang. Jangan sampai ada pembangunan yang asal-asalan,” katanya.
Sebelumnya Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang, Nurul Syarifah, yang ditemui di ruang kerjanya, mengakui bahwa proyek ini menghadapi beberapa kendala. Salah satu faktor utama adalah adanya pergantian Kajari dan Kasi Intel, yang berdampak pada proses administrasi proyek.
“Progres pembangunan saat ini baru mencapai 52%, padahal seharusnya sudah mencapai 70%. Pelaksana juga menghadapi kendala dalam pengiriman material ke lokasi akibat kondisi alam, terutama saat musim hujan yang menyulitkan akses,” jelas Nurul.
Untuk mempercepat pengerjaan, Pelaksana telah berupaya menggunakan material lokal dan menekan pihak pelaksana agar bekerja lebih cepat. “Pihak pelaksana sudah mendapat teguran pertama. Jika terjadi keterlambatan lebih lanjut, akan diberikan teguran kedua. Jika sampai teguran ketiga, kontrak bisa diputus,” tegasnya.
Nurul memastikan bahwa Dinas Kesehatan terus memantau progres pembangunan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan proyek ini sesuai dengan tenggat waktu.
Puskesmas di Pulau Mandangin diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang memadai bagi masyarakat setempat. Namun, lambatnya progres pembangunan menjadi perhatian serius. Komisi IV DPRD Kabupaten Sampang mendesak agar pihak pelaksana dan Dinas Kesehatan berkomitmen penuh menyelesaikan proyek ini sesuai waktu dan standar yang telah ditetapkan.
3 Desember 2024 09:01

